Panglima TNI menegaskan bahwa keterlibatan prajurit dalam misi perdamaian dunia tidak hanya menjaga reputasi institusi militer, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam amanat penyambutan satuan tugas yang kembali dari misi luar negeri.
Amanat Panglima TNI dibacakan oleh Asisten Operasi Panglima TNI saat upacara penyambutan Satgas Maritime Task Force TNI Konga XXVIII-P UNIFIL di Jakarta. Misi tersebut berlangsung sekitar satu tahun di wilayah Lebanon dalam kerangka operasi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pimpinan TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi, disiplin, dan loyalitas selama menjalankan tugas internasional. Kontribusi tersebut dinilai telah meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.
Selain ucapan terima kasih, prajurit yang kembali juga diingatkan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja di dalam negeri serta membagikan pengalaman yang diperoleh selama penugasan.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah penghargaan juga diberikan kepada perwakilan satuan tugas atas prestasi selama menjalankan misi. Penghargaan tersebut mencakup pengakuan dari lembaga internasional maupun otoritas setempat.
Panglima TNI menegaskan bahwa partisipasi dalam misi perdamaian internasional menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas global sekaligus memperkuat citra bangsa di forum dunia.






