DOE AS Hapus Fuel Content Factor, Aturan Efisiensi Mobil Listrik Berubah

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOE AS Hapus Fuel Content Factor, Aturan Efisiensi Mobil Listrik Berubah

DOE AS Hapus Fuel Content Factor, Aturan Efisiensi Mobil Listrik Berubah

Perhitungan efisiensi bahan bakar bukan sekadar angka teknis, karena dampaknya bisa mengubah strategi produsen mobil. Di Amerika Serikat, pemerintah mengumumkan langkah penting yang mengubah cara kendaraan listrik “dinilai” dalam standar ekonomi bahan bakar federal.

Pemerintah AS menyatakan pencabutan aturan yang selama ini dianggap membuat manfaat hemat bahan bakar kendaraan listrik terlihat lebih tinggi. Kebijakan ini disebut memudahkan produsen mobil memenuhi target ekonomi bahan bakar rata-rata armada mereka.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan ketentuan yang disebut “menggelembungkan” manfaat efisiensi kendaraan listrik. Kebijakan itu berhubungan dengan formula perhitungan yang digunakan dalam standar ekonomi bahan bakar federal.

Departemen Energi AS (DOE) menyampaikan bahwa mereka akan menghapus “fuel content factor” dari formula konsumsi bahan bakar. Ketentuan ini sebelumnya memungkinkan konversi listrik ke padanan bensin dengan koefisien yang menguntungkan EV, sehingga menaikkan indeks ekonomi bahan bakar rata-rata portofolio kendaraan produsen.

DOE menyatakan bahwa setelah adanya putusan pengadilan banding pada September 2025, lembaga menyimpulkan koefisien tersebut “melanggar hukum”. Karena itu, DOE akan mengeluarkan aturan untuk segera menghapus faktor tersebut dari perhitungan standar, sekaligus menyiapkan usulan amandemen lanjutan.

Selama bertahun-tahun, kelompok lingkungan menyoroti bahwa metode perhitungan DOE menghasilkan angka konsumsi bahan bakar yang dinilai “tidak realistis tinggi”. Angka tersebut kemudian dipakai untuk menghitung rata-rata armada kendaraan dalam program ekonomi bahan bakar federal (CAFE), sehingga berpengaruh pada kepatuhan perusahaan otomotif.

Di era pemerintahan Presiden Joe Biden, pemerintah pernah mengusulkan penghapusan koefisien ini mulai 2027. Jika diterapkan, nilai standar kendaraan listrik diperkirakan turun sekitar 70%, sehingga dampaknya pada pemenuhan target akan berubah signifikan.

Namun saat itu, DOE pada 2024 memutuskan jalur penghapusan yang lebih lambat: koefisien baru akan dihapus pada 2030, bukan dipangkas cepat. Keputusan tersebut disebut muncul di tengah tekanan dari produsen mobil yang menilai perubahan mendadak akan memengaruhi perencanaan produk.

Di sisi industri, produsen mobil mengkritik “fuel content factor” karena membuat ekonomi bahan bakar tercatat sekitar tujuh kali lebih tinggi dibanding perhitungan berbasis kandungan energi setara bensin yang ditetapkan DOE sendiri. Artinya, EV memperoleh “bonus” besar dalam angka kepatuhan.

Kelompok lingkungan, sebaliknya, menilai bonus itu problematis karena bisa membuat produsen cukup menjual sedikit EV untuk lulus secara matematis, tanpa mendorong peningkatan konsumsi bahan bakar nyata dari keseluruhan armada. Perdebatan ini menjadi latar tarik-menarik kebijakan selama beberapa tahun terakhir.

Selain penghapusan faktor tersebut, pemerintah AS juga disebut mengusulkan pelonggaran standar ekonomi bahan bakar. Pada Desember 2025, ada usulan pengurangan target yang membuka ruang lebih besar bagi produsen untuk menjual lebih banyak model bensin.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengusulkan penurunan persyaratan rata-rata untuk fase akhir model year 2022 hingga 2031. Target pada 2031 disebut menjadi 14,7 km/L, lebih rendah dibanding 21,4 km/L yang sebelumnya ditetapkan, sehingga arah kebijakan dinilai lebih ramah mesin pembakaran internal.

Berita Terkait

MWC Barcelona, Asisten AI CaixaBank Bantu Simulasi Beli Mobil Lebih Cepat
Pickup Listrik Ford Harga 30 Ribu Dolar Fokus Efisiensi dan Aerodinamika
Survei JD Power 2026 Ungkap Mobil Listrik Paling Memuaskan Pengguna AS
Mobil China Kuasai Lebih dari 35 Persen Pasar Otomotif Global Sepanjang 2025

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:28 WIB

MWC Barcelona, Asisten AI CaixaBank Bantu Simulasi Beli Mobil Lebih Cepat

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:19 WIB

Pickup Listrik Ford Harga 30 Ribu Dolar Fokus Efisiensi dan Aerodinamika

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:18 WIB

Survei JD Power 2026 Ungkap Mobil Listrik Paling Memuaskan Pengguna AS

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:18 WIB

DOE AS Hapus Fuel Content Factor, Aturan Efisiensi Mobil Listrik Berubah

Minggu, 8 Februari 2026 - 09:50 WIB

Mobil China Kuasai Lebih dari 35 Persen Pasar Otomotif Global Sepanjang 2025

Berita Terbaru