Kabupaten Magetan menjadi pusat perhatian para pecinta sepeda gunung setelah menjadi tuan rumah Jambore Mountain Bike (MTB) Nasional ke-4 pada Minggu, 8 Februari 2026. Lebih dari 2.000 rider dari berbagai daerah, mulai dari Riau, Medan, Kalimantan, Sulawesi hingga berbagai kota di Pulau Jawa, ikut meramaikan event yang menjajal rute menantang di lereng Gunung Lawu.
Panitia lokal menyebut pemilihan Magetan bukan keputusan mendadak. Setelah gelaran serupa berlangsung di Bromo, Ijen, dan Batu, Magetan dipilih karena posisinya dinilai strategis di tengah Pulau Jawa serta memiliki kekayaan wisata alam yang kuat untuk dieksplorasi. Rute yang disiapkan dibagi ke beberapa stage dan dilaporkan dapat dilalui dengan lancar tanpa kendala berarti, termasuk untuk peserta yang datang dengan kategori keluarga.
Antusiasme peserta terlihat dari kisah para rider yang sengaja datang lebih awal untuk sekaligus berwisata. Sejumlah peserta menginap di area Telaga Sarangan agar bisa menikmati suasana sebelum acara dimulai. Selain menjadi ajang olahraga, jambore ini juga menjadi ruang rekreasi, karena banyak peserta membawa keluarga, termasuk anak-anak, untuk merasakan pengalaman bersepeda sekaligus liburan.
Dalam cerita di lapangan, rute tertentu seperti “Cemorosewu” mencuri perhatian karena pemandangan yang disebut indah dan jalur single track yang memberi ruang riding lebih nyaman tanpa berdesakan. Tantangan tetap ada, misalnya lintasan licin dan bagian berlumut, namun bagi banyak goweser justru itulah nilai utama event: menaklukkan trek teknis sambil menikmati panorama.
Dampak ekonominya juga ikut disorot. Kehadiran ribuan peserta mendorong okupansi penginapan di Sarangan dan sekitarnya, serta memberi peluang bagi pelaku UMKM lokal. Panitia berharap kesuksesan jambore di Magetan bisa menjadi dorongan untuk event berikutnya di daerah lain, sambil terus mempromosikan destinasi wisata lokal dan memperluas komunitas MTB nasional. Dengan konsep yang memadukan olahraga, silaturahmi komunitas, dan promosi daerah, acara ini dinilai menjadi magnet baru bagi agenda wisata berbasis aktivitas di Indonesia.






