Masjid Agung Al-Ukhuwah menjadi pusat kebersamaan warga Kota Bandung dalam pelaksanaan tarawih perdana Ramadan 1447 Hijriah, Rabu (18/2/2026) malam. Kegiatan ini sekaligus menandai pembukaan program Semarak Ramadan.
Pemerintah Kota Bandung diwakili Sekretaris Daerah Iskandar Zulkarnain yang menyampaikan sambutan Wali Kota. Dalam pengantarannya, ia juga memohon doa bagi ibunda wali kota yang wafat.
Ramadan disebut sebagai momentum pendidikan spiritual yang mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian sosial. Nilai tersebut menjadi fondasi membangun masyarakat religius dan harmonis.
Program Semarak Ramadan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari pembagian takjil harian, buka puasa bersama, hingga bazar Ramadan. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempererat solidaritas sosial.
Selain itu, digelar pula lomba keagamaan seperti azan dan tahfiz Al-Qur’an, tarawih bersama penceramah tamu, hingga itikaf di penghujung bulan. Program wakaf Al-Qur’an turut melengkapi rangkaian kegiatan.
Momen haru terasa ketika jemaah bersama-sama memanjatkan doa. Suasana khusyuk memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.
Kegiatan dihadiri unsur perangkat daerah, tokoh agama, pengurus masjid, serta masyarakat umum. Sinergi tersebut menunjukkan komitmen bersama memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan sosial.
Pembukaan ini diharapkan menjadi awal Ramadan yang penuh makna. Kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi pesan utama yang terus digaungkan sepanjang bulan suci.






