Farhan Rotasi Empat Pejabat Bandung, Soroti Kominfo dan Inovasi Ketenagakerjaan

Avatar photo

- Penulis Berita

Senin, 23 Februari 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Farhan Rotasi Empat Pejabat Bandung, Soroti Kominfo dan Inovasi Ketenagakerjaan

Farhan Rotasi Empat Pejabat Bandung, Soroti Kominfo dan Inovasi Ketenagakerjaan

Pemerintah Kota Bandung kembali melakukan penataan organisasi melalui rotasi dan promosi jabatan. Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi digelar di Ruang Serbaguna Balai Kota Bandung pada Senin, 23 Februari 2026, sebagai bagian dari dinamika kerja birokrasi modern.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa pergeseran posisi bukanlah “garis akhir” karier ASN. Ia menyebut jabatan sebagai tahapan pengabdian yang harus dimaknai sebagai kerja serius—bahkan sebagai bagian dari ibadah di ruang tugas masing-masing.

Empat pejabat yang dilantik adalah Agus Slamet Firdaus sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Yayan Ahmad Brilyana sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Andri Darusman sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Henryco Arie Sapiie sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Kepada Kepala Diskominfo yang baru, Farhan menaruh ekspektasi tinggi pada peran government public relations (PR). Ia secara terang menyampaikan tidak membentuk tim komunikasi khusus di luar dinas, karena ingin Diskominfo menjadi “mesin utama” komunikasi pemerintah.

Menurut Farhan, tantangan komunikasi publik tidak ringan. Relasi dengan media dan para pemangku kepentingan harus dirawat, sebab dalam setahun terakhir Pemkot Bandung beberapa kali menghadapi narasi negatif di ruang publik yang perlu dijawab dengan strategi komunikasi terencana.

Untuk Kesbangpol, arahnya berbeda: menjaga keseimbangan komunikasi sekaligus netralitas. Farhan mengingatkan hubungan dengan partai politik, organisasi masyarakat, kelompok agama, hingga mahasiswa harus dikelola proporsional agar suhu sosial tetap stabil.

Di sektor ketenagakerjaan, Farhan meminta terobosan agar serapan kerja formal meningkat. Ia mendorong program pelatihan, magang, internship, dan job fair yang dirancang berbasis data demografi kewilayahan, sehingga kebijakan tidak sekadar seremonial, tetapi tepat sasaran.

Sementara untuk Asisten Administrasi Umum, Farhan menekankan sinergi dengan BKPSDM agar tata kelola administrasi tidak memunculkan kebingungan dalam pengambilan kebijakan. Koordinasi yang solid, menurutnya, membuat roda pemerintahan bergerak lebih efisien.

Menutup arahannya, Farhan mengingatkan jabatan tidak bersifat abadi. Ia mengajak para pejabat menjadi birokrat yang cepat beradaptasi, peka pada tantangan, dan bekerja dengan dedikasi serta loyalitas yang jelas—agar pelayanan publik dan kepercayaan warga tetap terjaga.

Berita Terkait

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir
Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030
Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah
Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang
Sidak Farhan di Tiga Kecamatan Tekankan ASN Aceh Besar Wajib Disiplin
Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai
986 Mahasiswa Poltekkes Siap Perkuat Program Kesehatan Desa di Lampung Selatan
Sekda Aceh Besar Pastikan Tambahan TKD Pascabencana Tepat Sasaran dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:11 WIB

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai

Berita Terbaru