Pemerintah Kabupaten Sumedang mengajak masyarakat memanfaatkan layanan publik terpadu yang dihadirkan selama rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah. Program ini dinilai menjadi cara efektif untuk mendekatkan pelayanan kepada warga, sekaligus membantu kebutuhan masyarakat di bulan puasa.
Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswari, usai meninjau layanan publik dalam kegiatan Safari Ramadan di Alun-alun Kecamatan Situraja, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, safari Ramadan kini tidak hanya berfungsi sebagai agenda silaturahmi, tetapi juga wadah pelayanan langsung.
Tuti menjelaskan bahwa kolaborasi antara kegiatan keagamaan dan pelayanan publik memberi kemudahan bagi warga. Masyarakat tidak perlu datang jauh ke pusat layanan karena berbagai kebutuhan administrasi dan layanan dasar sudah dibawa lebih dekat ke kecamatan.
Dalam pelaksanaannya, layanan yang tersedia cukup lengkap. Warga dapat mengakses administrasi kependudukan, layanan kesehatan, Samsat keliling, pelayanan Nomor Induk Berusaha (NIB), perpustakaan keliling, hingga operasi pasar murah yang banyak dibutuhkan menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Keberadaan layanan terpadu tersebut disebut sebagai bentuk komitmen Pemkab Sumedang dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus membantu masyarakat menghadapi kebutuhan selama Ramadan. Pemerintah daerah juga menilai model pelayanan keliling seperti ini lebih cepat, praktis, dan langsung terasa manfaatnya.
Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah pengendalian harga bahan pokok. Melalui operasi pasar murah dan langkah pendukung lainnya, pemerintah berupaya meredam kenaikan harga agar beban belanja rumah tangga tidak semakin berat saat permintaan pangan meningkat.
Tuti juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia menegaskan pemerintah terus menjaga ketersediaan bahan pokok dan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk menghadirkan operasi pasar murah di berbagai kecamatan.
Pesan tersebut penting agar distribusi bahan pokok tetap merata dan masyarakat dapat berbelanja sesuai kebutuhan. Dengan tidak menumpuk pembelian berlebihan, stabilitas pasokan dan harga di pasar diharapkan lebih terjaga selama momen hari besar keagamaan.
Melalui Safari Ramadan yang dikombinasikan dengan layanan publik dan operasi pasar murah, Pemkab Sumedang ingin memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Warga tidak hanya datang untuk kegiatan keagamaan, tetapi juga memperoleh akses pelayanan yang cepat dan mudah di wilayahnya.
Ke depan, pemerintah daerah berharap pola pelayanan semacam ini terus dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat di setiap kecamatan. Selain memperluas jangkauan layanan, pendekatan ini juga membantu memastikan program pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan secara langsung oleh warga.






