Suasana Ramadan di lingkungan Polres Metro Depok terasa lebih hangat pada awal pekan ini. Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran, jajaran kepolisian setempat menggelar santunan sekaligus buka puasa bersama di Masjid Al-Ikhlas Polres Metro Depok, Senin (9/3/2026) sore.
Kegiatan ini menghadirkan 100 anak yatim yang menerima bantuan dan ikut berbuka bersama. Bagi Polres, agenda tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan cara sederhana untuk menghadirkan makna Ramadan yang lebih dekat dengan warga.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras menjelaskan, peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan iman, sekaligus menegaskan kepedulian sosial. Ia menyebut malam turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa penting yang patut diingat dengan amalan nyata.
“Pada hari ke-19 puasa ini, di mana kita memperingati Nuzulul Quran, kami berbagi bersama anak yatim piatu sekaligus melaksanakan buka puasa bersama,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3/2026).
Menurut Abdul Waras, Ramadan akan lebih terasa manfaatnya bila diisi dengan ibadah yang konsisten dan perbuatan baik yang berdampak. Ia mendorong umat Muslim memperbanyak membaca Al-Qur’an serta meluaskan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim.
Di sisi lain, kegiatan ini juga diposisikan sebagai jembatan silaturahmi. Polri, kata dia, tidak hanya hadir saat menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang siap membantu ketika diperlukan.
Ia menambahkan, hubungan yang dekat dengan warga menjadi modal penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Ketika komunikasi terbuka, informasi lebih mudah tersampaikan, dan potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih dini.
Menutup pesannya, Kapolres mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban wilayah bersama-sama. Komitmen Polres Metro Depok, tegasnya, adalah terus siaga memberi perlindungan dan pelayanan, baik di momen keagamaan maupun dalam aktivitas harian warga.
Ramadan sering mengajarkan hal sederhana: keamanan itu bukan hanya patroli dan sirene, tapi juga rasa aman yang lahir ketika tetangga saling peduli. Dan sore itu, Masjid Al-Ikhlas jadi saksi bahwa kepedulian bisa sesederhana berbagi meja berbuka.






