BAZNAS RI menerima penyaluran infak kemanusiaan tahap kedua dari LAZIS Al-Hamidiyah yang ditujukan untuk membantu masyarakat Palestina. Nilai infak yang diserahkan disebut sebesar Rp42.791.875, dan penyerahan dilakukan langsung di kantor BAZNAS RI di Jakarta.
Pihak BAZNAS menyampaikan apresiasi kepada LAZIS Al-Hamidiyah karena dinilai konsisten menggalang dukungan kemanusiaan bagi Palestina. Dalam penjelasannya, BAZNAS menekankan bahwa donasi yang masuk akan dikelola secara transparan dan akuntabel melalui program-program kemanusiaan yang telah disusun untuk menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
Bagi lembaga pengelola zakat dan infak, konsistensi donasi tahap demi tahap memiliki arti penting. Bantuan kemanusiaan tidak selalu selesai dalam satu kali penyaluran, terutama ketika krisis berlangsung panjang dan kebutuhan di lapangan berubah cepat. Karena itu, penyaluran tahap kedua ini dapat dibaca sebagai upaya menjaga keberlanjutan bantuan, bukan sekadar respons sesaat.
Ketua LAZIS Al-Hamidiyah menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen solidaritas, sekaligus wujud kepedulian terhadap sesama. Dalam pernyataan yang disampaikan, ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS menjadi jalur yang memudahkan penyaluran, karena BAZNAS memiliki mekanisme dan jaringan program yang lebih luas dalam menjalankan misi kemanusiaan.
BAZNAS, di sisi lain, menegaskan perannya sebagai lembaga yang memfasilitasi penghimpunan dan pendistribusian dana umat. Pesan yang disorot adalah harapan agar bantuan ini membawa manfaat bagi masyarakat Palestina, serta menjadi amal jariyah bagi para donatur yang berpartisipasi. Di banyak kampanye kemanusiaan, pesan semacam ini biasanya ditujukan untuk memperkuat semangat berbagi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana.
Selain serah terima dana, pertemuan seperti ini sering menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarlembaga. Kolaborasi yang terbentuk dapat membuka peluang program lanjutan, baik dalam bentuk penghimpunan tambahan, edukasi publik, maupun kemitraan distribusi bantuan yang lebih terarah.
Dengan penyaluran tahap kedua ini, LAZIS Al-Hamidiyah dan BAZNAS sama-sama menyampaikan harapan agar kerja sama bisa terus berlanjut. Fokusnya bukan hanya pada angka donasi, tetapi juga pada keberlanjutan dukungan, keterbukaan pengelolaan, dan dampak nyata bagi warga yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.






