Banjir Lumpur Permata Buana Kembangan Diduga Luapan Kali Angke

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumpur pasca banjir di kawasan Permata Buana, Kembangan Utara

Lumpur pasca banjir di kawasan Permata Buana, Kembangan Utara

Banjir berlumpur yang menerjang kawasan Pulau Tondan, Perumahan Taman Permata Buana, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat, diduga kuat dipicu luapan Kali Angke. Dugaan itu muncul setelah tinggi muka air (TMA) sungai mencapai sekitar 400 sentimeter, angka yang disebut sangat ekstrem untuk wilayah Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, menjelaskan bahwa kenaikan muka air pada Minggu (8/3/2026) menjadi yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Saat air setinggi itu, limpasan tidak lagi tertahan dan akhirnya masuk ke kawasan permukiman yang berada dekat aliran sungai.

“Kemarin, Minggu (8/3), Kali Angke itu sangat tinggi. Muka airnya sampai 400 sentimeter dari titik nol pengukur. Itu yang paling tinggi, sehingga air meluap,” ujar Purwanti saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Luapan tersebut menggenangi area perumahan dan meninggalkan endapan lumpur. Warga dan petugas terlihat melakukan pembersihan di badan jalan, sementara mobil tangki air dikerahkan untuk menyemprot sisa lumpur yang menempel di permukaan aspal dan tepi jalan.

Purwanti menambahkan, kondisi banjir berlumpur juga dipengaruhi adanya proyek pembangunan turap atau tanggul (sheetpile) di sepanjang Kali Angke pada segmen wilayah tersebut. Pekerjaan konstruksi di bantaran sungai berpotensi membuat material tanah ikut terbawa saat debit meningkat, sehingga air yang masuk ke permukiman membawa lumpur lebih pekat.

“Saat ini sedang proses pembangunan sheetpile atau turap supaya Kali Angke bisa lebih tertanggul,” jelasnya. Ia menyebut proyek turap ini bersifat multi years, berjalan sejak 2025 dan direncanakan berlanjut hingga 2027.

Turap yang dibangun disebut sepanjang lebih dari satu kilometer. Harapannya, struktur tersebut dapat memperkuat perlindungan bantaran dan mengurangi risiko banjir di permukiman sekitar yang selama ini rawan terdampak luapan.

Dalam penanganan banjir, petugas tidak bisa langsung mengandalkan pompa ketika air sungai sudah melewati bibir tanggul. Menurut Purwanti, operasi pompa efektif dilakukan setelah muka air sungai mulai turun, karena jika sungai masih tinggi, air tetap akan “melawan arus” dan upaya penyedotan menjadi tidak optimal.

Data sementara mencatat genangan merendam dua RW di Taman Permata Buana, yaitu RW 09 dan RW 11, dengan ketinggian air sekitar 50–60 sentimeter. Selain di jalan, endapan lumpur juga terlihat menumpuk di tepi kali pada bagian luar barisan turap yang baru dipasang.

Peristiwa ini kembali menegaskan satu pelajaran klasik Jakarta: ketika sungai naik drastis, rumah yang dekat bantaran sering jadi yang pertama “diwawancarai” air. Bedanya, kali ini air datang membawa lumpur—dan membersihkannya jauh lebih melelahkan daripada sekadar menunggu surut.

Berita Terkait

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir
Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030
Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah
Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang
Sidak Farhan di Tiga Kecamatan Tekankan ASN Aceh Besar Wajib Disiplin
Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai
986 Mahasiswa Poltekkes Siap Perkuat Program Kesehatan Desa di Lampung Selatan
Sekda Aceh Besar Pastikan Tambahan TKD Pascabencana Tepat Sasaran dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:11 WIB

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai

Berita Terbaru