Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak warga Kecamatan Jatinangor menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus mempererat kolaborasi dalam menjalankan program-program kemaslahatan. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Amin, Desa Hegarmanah.
Dalam pesannya, Dony menekankan bahwa tujuan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan membentuk pribadi yang bertakwa. Menurutnya, ketakwaan harus tampak dalam perilaku sehari-hari melalui ketaatan menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan-Nya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan menjalani ibadah puasa hingga pertengahan Ramadan. Dony berharap seluruh masyarakat diberi kesehatan dan kelancaran agar dapat menuntaskan ibadah di bulan suci dengan baik sampai akhir.
Lebih jauh, Bupati mengingatkan bahwa Ramadan seharusnya menjadi ruang evaluasi diri. Puasa, kata dia, perlu menghadirkan perubahan nyata seperti kemampuan menahan amarah, mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Dony mengajak warga menikmati seluruh rangkaian ibadah Ramadan, mulai dari tarawih, tadarus, hingga sedekah. Ia menilai semangat beribadah akan lebih kuat apabila setiap orang memaknai Ramadan seolah menjadi kesempatan terakhir untuk memperbaiki diri.
Selain penguatan spiritual, Dony menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan publik melalui kegiatan Safari Ramadan. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan ASN agar selalu mempermudah urusan masyarakat dan membantu menyelesaikan persoalan warga di lapangan.
Di tengah musim hujan, Bupati juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana serta ancaman demam berdarah. Ia mengimbau masyarakat rutin menjalankan gerakan 3M—menguras, menutup, dan mengubur—untuk mencegah berkembangnya sarang nyamuk.
Aparatur kecamatan, desa, hingga RT/RW turut diminta aktif menyampaikan informasi prakiraan cuaca, terutama kepada warga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor. Menurut Dony, tugas pemimpin bukan hanya mengurus administrasi, tetapi juga menjaga keselamatan warganya.
Menutup pesannya, Dony mengajak masyarakat membiasakan Jumat Bersih, memilah sampah organik dan anorganik, serta menjaga saluran air tetap lancar. Upaya sederhana itu dinilai penting untuk memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus mencegah banjir di tingkat permukiman.






