Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan menyiapkan program mudik dan balik gratis untuk Angkutan Lebaran 2026 dengan rute Surabaya–Bojonegoro dan sebaliknya. Program ini disiapkan sebagai dukungan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa biaya transportasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama, menjelaskan bahwa Pemkab Bojonegoro mengalokasikan empat armada bus untuk program ini. Dua armada akan digunakan untuk arus mudik dan dua armada lainnya untuk arus balik.
Menurut Welly, rute program tahun ini difokuskan pada jalur Surabaya–Bojonegoro untuk keberangkatan mudik, serta rute kebalikannya untuk perjalanan arus balik. Fokus rute ini dipilih agar layanan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan pemudik.
Setiap armada bus memiliki kapasitas 60 tempat duduk, sehingga total kuota yang tersedia mencapai 240 kursi. Kuota tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum yang hendak menuju Bojonegoro, dengan prioritas tetap diberikan kepada warga Bojonegoro.
Dishub Bojonegoro menegaskan bahwa program ini terbuka selama kuota masih tersedia. Artinya, calon peserta perlu memantau informasi resmi agar tidak tertinggal pendaftaran, terutama karena minat terhadap program mudik gratis biasanya cukup tinggi mendekati musim Lebaran.
Sebelum pelaksanaan, pendaftaran akan dibuka secara daring melalui tautan resmi yang akan diumumkan kemudian oleh Dishub Bojonegoro. Skema pendaftaran online ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor.
Calon pemudik yang berhasil mendaftar nantinya akan memperoleh barcode atau nomor kursi sebagai bukti kepesertaan. Mekanisme ini berlaku baik untuk pendaftaran individu maupun keluarga, sehingga proses verifikasi dan keberangkatan bisa lebih tertib.
Welly menyampaikan bahwa jadwal operasional program mudik dan balik gratis akan diinformasikan lebih lanjut kepada masyarakat. Dengan demikian, warga diminta menunggu pengumuman resmi agar memperoleh informasi yang akurat terkait jadwal, titik keberangkatan, dan teknis layanan.
Melalui program mudik gratis Lebaran 2026 ini, Pemkab Bojonegoro berharap perjalanan masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan terjangkau. Di sisi lain, program ini juga diharapkan ikut membantu kelancaran arus mudik dan balik dengan menyediakan alternatif transportasi kolektif yang tertata.






