Sejumlah pengguna Facebook di Vietnam belakangan menerima notifikasi yang terasa “memaksa”: profil pribadi mereka diminta beralih ke Mode Profesional. Pemberitahuan itu muncul dengan jadwal berbeda-beda sejak akhir Januari, dan sebagian akun bahkan otomatis berubah jika pemiliknya tidak memilih opsi yang tersedia.
Dalam notifikasi tersebut, Facebook menyebut sedang menyederhanakan pengaturan. Salah satu perubahan yang disorot adalah profil pribadi tidak lagi memiliki opsi untuk menampilkan pengikut publik secara manual seperti sebelumnya. Setelah tenggat tertentu, platform akan mengaktifkan Mode Profesional untuk profil utama dan mempertahankan status pengikut sebagai publik.
Pengguna kemudian dihadapkan pada dua pilihan: tetap mempertahankan pengikut sebagai publik atau menghapus pengikut berdasarkan garis waktu yang ditentukan. Jika tidak ada tindakan, sistem akan menjalankan konversi otomatis—yang memicu pro-kontra di komunitas pengguna.
Mode Profesional sendiri diperkenalkan Meta pada 2021, awalnya dengan pembatasan di Amerika Serikat, lalu meluas secara global pada akhir 2022. Fitur ini menjadi opsi di samping profil pribadi, khususnya bagi orang yang ingin berkembang sebagai kreator konten tanpa harus membuat Halaman (Page) terpisah.
Di dalam Mode Profesional, pengguna bisa mengakses Dasbor Profesional untuk memantau performa konten: jumlah penayangan, tren keterlibatan, serta data demografis seperti usia dan jenis kelamin audiens. Dalam beberapa skema, fitur monetisasi seperti Reels Play juga dapat tersedia, sehingga kreator memiliki jalur tambahan untuk menghasilkan pendapatan.
Namun tidak semua pengguna menyambut perubahan itu dengan antusias. Di beberapa grup, ada yang mengeluh karena tampilan profil menjadi lebih “ramai” dan dianggap menambah kerumitan yang tidak dibutuhkan. Sejumlah akun menilai pengalaman menggunakan profil pribadi justru paling nyaman karena sederhana dan terasa lebih personal.
Di sisi lain, sebagian pengguna melihat peluang. Mereka ingin mengetahui metrik keterlibatan tiap unggahan dan merasa Mode Profesional memberi gambaran yang lebih jelas tentang apa yang efektif—terutama bagi mereka yang serius membangun audiens dan mencoba opsi monetisasi.
Pada 10 Februari, Meta mengonfirmasi bahwa penyederhanaan fitur Facebook memang sedang diterapkan di banyak pasar, termasuk Vietnam. Ke depan, pengguna pada dasarnya memiliki dua jalur: mengaktifkan Mode Profesional agar tetap bisa diikuti publik dan mendapat alat kreator; atau memilih mode privat, di mana hanya teman yang dapat melihat konten yang diposting dan dibagikan.
Bagi yang ingin menonaktifkan Mode Profesional, langkahnya dilakukan lewat menu profil: buka foto profil, masuk ke Username, lalu pilih “Matikan mode profesional” dan ikuti konfirmasi hingga selesai. Opsi ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin kembali ke pengalaman profil personal.
Sejumlah media teknologi menilai langkah Facebook berkaitan dengan persaingan di ekosistem kreator, terutama menghadapi platform seperti TikTok. Dengan mengarahkan lebih banyak profil ke Mode Profesional, Facebook berpotensi meningkatkan pasokan konten dan mendorong pengguna untuk lebih aktif berkreasi serta berinteraksi.






