Magetan Jadi Tuan Rumah Jambore MTB Nasional ke-4, 2.000 Peserta Jelajahi Lereng Lawu

Avatar photo

- Penulis Berita

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magetan Jadi Tuan Rumah Jambore MTB Nasional ke-4, 2.000 Peserta Jelajahi Lereng Lawu

Magetan Jadi Tuan Rumah Jambore MTB Nasional ke-4, 2.000 Peserta Jelajahi Lereng Lawu

Kabupaten Magetan menjadi pusat perhatian para pecinta sepeda gunung setelah menjadi tuan rumah Jambore Mountain Bike (MTB) Nasional ke-4 pada Minggu, 8 Februari 2026. Lebih dari 2.000 rider dari berbagai daerah, mulai dari Riau, Medan, Kalimantan, Sulawesi hingga berbagai kota di Pulau Jawa, ikut meramaikan event yang menjajal rute menantang di lereng Gunung Lawu.

Panitia lokal menyebut pemilihan Magetan bukan keputusan mendadak. Setelah gelaran serupa berlangsung di Bromo, Ijen, dan Batu, Magetan dipilih karena posisinya dinilai strategis di tengah Pulau Jawa serta memiliki kekayaan wisata alam yang kuat untuk dieksplorasi. Rute yang disiapkan dibagi ke beberapa stage dan dilaporkan dapat dilalui dengan lancar tanpa kendala berarti, termasuk untuk peserta yang datang dengan kategori keluarga.

Antusiasme peserta terlihat dari kisah para rider yang sengaja datang lebih awal untuk sekaligus berwisata. Sejumlah peserta menginap di area Telaga Sarangan agar bisa menikmati suasana sebelum acara dimulai. Selain menjadi ajang olahraga, jambore ini juga menjadi ruang rekreasi, karena banyak peserta membawa keluarga, termasuk anak-anak, untuk merasakan pengalaman bersepeda sekaligus liburan.

Dalam cerita di lapangan, rute tertentu seperti “Cemorosewu” mencuri perhatian karena pemandangan yang disebut indah dan jalur single track yang memberi ruang riding lebih nyaman tanpa berdesakan. Tantangan tetap ada, misalnya lintasan licin dan bagian berlumut, namun bagi banyak goweser justru itulah nilai utama event: menaklukkan trek teknis sambil menikmati panorama.

Dampak ekonominya juga ikut disorot. Kehadiran ribuan peserta mendorong okupansi penginapan di Sarangan dan sekitarnya, serta memberi peluang bagi pelaku UMKM lokal. Panitia berharap kesuksesan jambore di Magetan bisa menjadi dorongan untuk event berikutnya di daerah lain, sambil terus mempromosikan destinasi wisata lokal dan memperluas komunitas MTB nasional. Dengan konsep yang memadukan olahraga, silaturahmi komunitas, dan promosi daerah, acara ini dinilai menjadi magnet baru bagi agenda wisata berbasis aktivitas di Indonesia.

Berita Terkait

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir
Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030
Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah
Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang
Sidak Farhan di Tiga Kecamatan Tekankan ASN Aceh Besar Wajib Disiplin
Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai
986 Mahasiswa Poltekkes Siap Perkuat Program Kesehatan Desa di Lampung Selatan
Sekda Aceh Besar Pastikan Tambahan TKD Pascabencana Tepat Sasaran dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

DPRD Depok Susun Pokok Pikiran 2027 dari Tata Kelola hingga Banjir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Bojonegoro Perkuat Deteksi Dini TBC demi Mengejar Target Eliminasi 2030

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Silaturahmi Idulfitri SMKN 1 Warungasem Hadirkan Guru Pendiri Sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:06 WIB

Empat Perahu Baru Dorong Tradisi Lomba Dayung Lebaran di Batang

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:11 WIB

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Keliling Kecamatan Awasi Disiplin Pegawai

Berita Terbaru