Pergantian jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara dimaknai Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga. Dalam acara pengantar tugas, Pemkab secara resmi melepas Mirza Erwinsyah, SH., MH., yang telah memimpin Kejari Kolaka Utara sejak Mei 2024.
Selama masa tugas sekitar satu tahun sepuluh bulan, Mirza Erwinsyah dinilai aktif membangun komunikasi antarsektor. Kontribusinya disebut terasa terutama dalam pengawalan program pembangunan daerah dan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan agar tetap berjalan sesuai koridor hukum.
Acara pelepasan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat penting di Kolaka Utara. Hadir antara lain Sekretaris Daerah Muhammad Idrus, Kapolres Kolaka Utara AKP Todoang Agung Gultom, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Kepala BPN, serta pimpinan instansi vertikal dan perangkat daerah lainnya.
Mewakili Bupati Kolaka Utara, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa peran Kejaksaan Negeri tidak semata berada pada aspek penindakan hukum. Ia menekankan fungsi kejaksaan juga sangat penting dalam pencegahan dan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah, khususnya saat menjalankan program pelayanan publik dan pembangunan.
Menurutnya, koordinasi yang selama ini terbangun menjadi salah satu fondasi untuk menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Hubungan kerja yang baik juga dinilai membantu mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap proses pemerintahan dan penegakan hukum di Kolaka Utara.
Nuansa acara dibuat lebih akrab karena dirangkaikan dengan buka puasa bersama di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kolaka Utara. Suasana kebersamaan terlihat sederhana namun hangat, dan menjadi ruang komunikasi yang lebih cair antarunsur Forkopimda di luar forum resmi.
Momen seperti ini dinilai penting karena hubungan antarpimpinan daerah tidak hanya dibangun melalui rapat formal, tetapi juga lewat interaksi yang memperkuat saling pengertian. Hal tersebut menjadi modal dalam menghadapi tantangan pembangunan maupun persoalan masyarakat yang membutuhkan penanganan bersama.
Pemkab Kolaka Utara berharap pergantian kepemimpinan di Kejaksaan Negeri tidak mengganggu kesinambungan sinergi yang telah terbentuk. Justru sebaliknya, estafet jabatan ini diharapkan menjadi awal penguatan kerja sama baru antara kejaksaan dan pemerintah daerah.
Dengan kolaborasi yang tetap terjaga, pemerintah daerah optimistis dukungan terhadap pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih baik. Kejaksaan dan Pemkab Kolaka Utara dipandang memiliki peran saling melengkapi dalam memastikan program daerah berjalan tertib, efektif, dan berpihak pada masyarakat.






