Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat memverifikasi 802 calon peserta program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2026. Proses pemeriksaan administrasi berlangsung di Kantor Sudis Perhubungan Jakarta Barat, Jalan Ring Road, Duri Kosambi, Cengkareng.
Verifikasi ini telah berjalan sejak Rabu, 25 Februari 2026, dan dibagi ke dalam tiga kluster berdasarkan tujuan perjalanan. Pembagian kluster dilakukan untuk mempermudah pengaturan arus peserta serta mempercepat proses pengecekan berkas di lokasi.
Pengawas Seksi Angkutan Darat Sudis Perhubungan Jakarta Barat, Timin, menjelaskan bahwa kluster 1 dilaksanakan pada 25–27 Februari 2026. Hari terakhir verifikasi kluster pertama jatuh pada Jumat, 27 Februari, dengan cakupan sejumlah kota tujuan.
Tujuan mudik dalam kluster 1 meliputi Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap. Adapun kluster 2 dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari hingga 2 Maret 2026 untuk tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.
Selanjutnya, kluster 3 akan digelar pada 3–5 Maret 2026. Kota tujuan pada tahap ini meliputi Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo. Verifikasi setiap hari dilaksanakan pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Timin menyebutkan bahwa dari proses verifikasi yang berjalan, sebanyak 802 calon peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti program mudik gratis. Jumlah ini menunjukkan antusiasme warga terhadap fasilitas mudik yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.
Rincian peserta lolos menunjukkan 270 orang menuju Solo, 148 orang ke Sragen, 120 orang ke Madiun, serta masing-masing 108 orang menuju Palembang dan Cilacap. Sementara itu, peserta dengan tujuan Tasikmalaya tercatat sebanyak 22 orang.
Program ini diharapkan membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan tertib. Selain meringankan biaya perjalanan, skema verifikasi berjenjang juga membantu memastikan kuota penumpang tersalurkan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Untuk jadwal keberangkatan, penumpang mudik gratis dijadwalkan berangkat dari Monas pada 17 Maret 2026. Informasi ini menjadi acuan penting bagi peserta yang telah lolos verifikasi agar menyiapkan dokumen dan kehadiran sesuai ketentuan panitia.






