Program rumah layak huni kembali menyentuh warga prasejahtera di Aceh Besar. Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A Jalil, menyerahkan kunci dua rumah dhuafa tipe 36 berstruktur tahan gempa di Kecamatan Blang Bintang, Senin (16/2/2026).
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gampong Data Makmur dan Lam Siem. Penerima manfaat disebut berasal dari keluarga yang membutuhkan: satu rumah diterima M Nur di Data Makmur, sedangkan satu rumah lainnya diterima Zuriah di Lam Siem yang menanggung tiga anggota keluarga.
Program ini merupakan hasil kolaborasi Islamic Relief (IR) Indonesia, Baitul Mal Aceh Besar, dan PT Solusi Bangun Andalas. Nilai bantuan disebut mencapai 92 juta rupiah per unit, dengan desain yang diarahkan pada aspek kenyamanan sekaligus keselamatan.
Dalam sambutannya, Wabup Syukri mengapresiasi dukungan para mitra dan menyebut bantuan ini sebagai wujud kepedulian yang nyata. Ia menilai, rumah layak huni bukan hanya soal bangunan, melainkan langkah strategis untuk menekan kemiskinan, terutama bagi keluarga yang belum memiliki tempat tinggal yang memadai.
Aceh termasuk wilayah rawan gempa, sehingga konsep rumah tahan gempa dinilai sangat relevan. Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan struktur lebih aman, warga diharapkan memiliki rasa tenang untuk menjalani aktivitas, termasuk bekerja mencari nafkah tanpa dihantui kekhawatiran soal hunian.
Islamic Relief Indonesia juga tercatat telah membangun 102 unit rumah tahan gempa di dua kabupaten: 55 unit di Aceh Besar dan 47 unit di Aceh Utara. Program ini disebut sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang yang menunjukkan manfaat nyata ketika pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat bergerak bersama.
Penerima manfaat, M Nur, menyampaikan rasa syukur karena rumah tersebut sudah lama dinantikan. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut agar warga lain yang membutuhkan juga memperoleh kesempatan memiliki rumah yang aman dan layak.






